Aku
bukan orang yang lebih mengandalkan tangan kiri untuk kegiatan
sehari-hariku atau yang sering disebut dengan kidal. aku lebih
membiasakan diri menggunakan tangan kanan sebagai sarana
menyelesaikan kegiatanku tapi tentunya tangan kiri juga berperan.
Orang
yang kidal lebih bisa menggunakan tangan kirinya untuk menjalankan
aktivitas sehari-hari, seperti makan, minum, menulis, dan kegiatan
lain yang membutuhkan peran tangan dalam menyelesaikannya. tidak
terkecuali dalam bermain gitar.
Aku
sempat membaca catatan milik temanku menganai bentuk gitar bagi orang
kidal. gitar normal umumnya posisi neck(leher gitar tempat pemain
gitar menekan senar) berada di kiri. sedangkan untuk gitar yang
dikhususkan bagi orang kidal neck gitar berada di kanan. kalau
dilihat sekilas akan menimbulkan pertanyaan mengapa untuk neck gitar
bagi orang kidal berada di kanan yang notabene akan membutuhkan
banyak peran tangan kanan dari orang kidal itu sendiri karena
bentuk-bentuk kord sangat banyak dan rumit apalagi jika bermain solo
(memainkan melodi).
Menanggapi
hal ini aku punya pendapat walaupun belum tentu benar karena ini
adalah hasil penerjemahan ide sekilas yang muncul di otakku.
Orang
kidal dan yang tidak kidal memiliki persamaan yaitu sama-sama
memiliki kencenderungan otak untuk memaksimalkan kerja bagian tubuh
tertentu. jika orang kidal, tangan kiri lebih maksimal. sedangkan
bagi orang yang tidak kidal, tangan kanan lebih maksimal.
Dalam
bermain gitar tentu kedua tangan berperan semua, saling mengisi
sehingga terciptalah permainan yang bagus. namun jika diteliti,
menurutku bentuk gitar sudah pas baik yang ditujukan untuk orang
kidal maupun bukan. temanku yang mempertanyakan mengapa neck untuk
orang kidal justru di kanan sebenarnya hanya perlu mengubah sudut
pandangnya saja. Mungkin orang yang pertama menciptakan gitar
fokusnya bukan di letak tangan untuk memainkan kord tapi pada tangan
untuk mengocok ( nggenjreng) senar gitar yang mampu menghasilkan
suara. dengan bentuk gitar yang seperti sekarang, orang kidal maupun
yang tidak kidal lebih cepat memanfaatkan kegunaan gitar yaitu
menghasil alunan musik. hal ini karena setiap tangan yang bekerja
lebih maksimal diletakkan di bagian untuk mengocok gitar bukan di
bagian menekan senar.sehingga jika mampu menguasai kocokan untuk
ketukan-ketukan tertentu atau mampu menguasai petikan-petikan khas
tertentu maka akan dapat menghasilkan musik yang indah. jika neck
gitar (tempat menekan senar) diletakkan sama dengan posisi tangan
yang lebih maksimal maka belum tentu gitar dapat dimainkan dengan
baik karena bagian untuk mengocok senar gitar yang mampu menghasilkan
nada-nada indah dilakukan oleh tangan yang kurang maksimal
pemanfaatannya. sehingga tujuan si pembuat gitar pertama gagal.
Tapi
yang jelas setiap tangan memiliki peran yang saling mengisi
kekurangan masing-masing sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang
enak didengar.
Sungguh
indah jika seluruh manusia hidup berdampingan dengan manusia lain
yang menggunakan prinsip seperti kerjasama tangan kanan dan tangan
kiri :-)
Tulisan ini adalah sarana untuk mengutarakan pendapat bukan untuk
memperolok atau merendahkan orang lain. Penulis sangat menghargai
etika dalam berinternet, jika ada kata yang salah mohon dimaafkan dan
penulis sangat menghagai kritik yang disampaikan dengan etika.. :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar